Perubahan Indikator Prioritas SPM 2022 ke 2023

Surat Mendikbudristek Nomor 5676/MPK.A/PR.07.05/2023 disampaikan ke Kepala Daerah pada tanggal 18 Februari 2023.

Di surat ini ada lampirannya yaitu Indikator Kinerja Urusan Bidang Pendidikan Provinsi dan Indikator Kinerja Urusan Bidang Pendidikan Kabupaten /Kota.

Surat lampiran Mendikbudristek merupakan surat dari Kemendikbudristek untuk setiap Pemerintah Daerah (34 Provinsi dan 514 Kabupaten/ Kota). Surat ini menjadi cara untuk menyampaikan capaian indikator SPM ke Pemerintah Daerah. Surat ini berisikan 4 hal utama yaitu:

  1. Capaian indikator prioritas SPM
  2. Target indikator prioritas SPM
  3. Sub-kegiatan prioritas SPM
  4. Buku saku indikator SPM

Capaian indikator prioritas SPM berasal dari beberapa indikator Rapor Pendidikan pada tahun berjalan, sedangkan target indikator prioritas SPM menjadi tujuan yang perlu dicapai daerah. Target ini referensi untuk daerah. Guna mendukung hal tersebut, Kemendikbudristek juga memberikan acuan sub-kegiatan prioritas yang dapat meningkatkan capaian SPM Daerah.

Surat Mendikbudristek Nomor 5676/MPK.A/PR.07.05/2023 disampaikan ke Kepala Daerah pada tanggal 18 Februari 2023. Perihal “Indikator Kinerja Urusan Pendidikan di Provinsi dan Kabupaten/Kota dapat diunduh di sini.

Sedangkan dokumen terkait Indikator Kinerja Urusan Bidang Pendidikan Provinsi dan Indikator Kinerja Urusan Bidang Pendidikan Kabupaten /Kota dalam bentuk Buku Saku Indikator SPM bisa di unduh di sini.

Kriteria Narasumber Berbagi Praktik Baik

Kriteria

Narasumber Berbagi Praktik Baik

Kriteria guru atau kepala sekolah yang dapat dapat menjadi NS BPB ini adalah sebagai berikut :
1. Berasal dari satuan pendidikan yang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, atau sekolah lainnya yang telah menerapkan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka di satuan
pendidikannya dan belum pernah mengikuti pembekalan NS BPB;
2. Memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik sebagai NS BPB;
3. Memiliki bukti karya yang dapat dijadikan praktik baik implementasi Kurikulum Merdeka;
4. Berkomitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan NS BPB;
5. Berkomitmen menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai NS BPB; dan
6. Telah menyelesaikan aksi nyata pelatihan mandiri di PMM minimal dua topik.
Dalam rangka menjamin mutu NS BPB, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi akan melakukan seleksi terhadap calon NS BPB dan juga memberikan pembekalan terhadap calon NS BPB yang akan dilakukan oleh BBGP/BGP/BBPPMPV/BPPMPV. Calon NS BPB dapat mendaftar dan memantau hasil seleksi melaluiĀ http://gurudikdas.kemdikbud.go.id/sinarbaik.

Skip to content